Bab 9. File Config
File konfig adalah bantuan untuk desainer guna mengatur variabel global
template dari satu file. Satu contoh adalah warna template. Biasanya
jika anda ingin mengubah skema warna sebuah aplikasi, anda akan pergi
ke setiap file template dan mengubah warna. Dengan file config,
warna bisa dipelihara dalam satu tempat, dan hanya satu file yang perlu
dimutakhirkan.
Teladan 9-1. Contoh sintaks file config # variabel global
pageTitle = "Main Menu"
bodyBgColor = #000000
tableBgColor = #000000
rowBgColor = #00ff00
[Customer]
pageTitle = "Customer Info"
[Login]
pageTitle = "Login"
focus = "username"
Intro = """This is a value that spans more
than one line. you must enclose
it in triple quotes."""
# seksi tersembunyi
[.Database]
host=my.example.com
db=ADDRESSBOOK
user=php-user
pass=foobar |
|
Nilai dari variabel file
config bisa dalam tanda kutip, tapi tidak perlu. Anda dapt
menggunakan satu ataupun dua tanda kutip. Jika anda memiliki nilai
yang merenggangkan lebih dari satu baris, tutupi seluruh nilai dengan
tiga tanda kutip ("""). Anda dapat menyimpan komentar ke dalam sintaks
file konfig. Kami merekomendasikan untuk menggungakan
# (hash) di awal baris.
Contoh file config di atas mempunyai dua seksi. Nama seksi ditutupi dalam
[kurung kotak]. Nama seksi dapat berupa string langsung yang tidak
mengandung simbol [ atau ]. Empat
variabel di atas adalah variabel global, atau variabel yang tidak dalam
sebuah seksi. Variabel ini selalu diambil dari file config. Jika seksi
tertentu diambil, maka variabel global dan variabel dari seksi itu
juga diambil. Jika ada variabel baik di global dan di seksi, variabel
seksi yang dipakai. Jika anda menamai dua variabel sama di dalam sebuah
seksi, yang terakhir yang akan dipakai kecuali
$config_overwrite dimatikan.
File konfig diambil ke dalam template dengan fungsi template built-in
{config_load} atau fungsi API config_load().
Anda bisa menyembunyikan variabel atau seluruh seksi dengan mengawali nama
variabel dengan titik misalnya [.hidden]. Ini berguna
apabila aplikasi anda membaca file config dan mendapatkan data sensitif
darinya di mana mesin template tidak memerlukannya. Jika anda mempunyai
pihak ketiga yang melakukan pengeditan template, anda bisa yakin bahwa
mereka tidak bisa membaca data sensitif dari file config dengan mengambilnya
ke dalam template.
Lihat juga
{config_load},
$config_overwrite,
get_config_vars(),
clear_config()
dan
config_load()